Tradisi ‘Ulum Al-Qur’an Pesantren: Khazanah, Jejak Syarah dan Konstruksi Paradigmatik
Gudang Pengiriman
Spesifikasi
Detail Produk
Sinopsis
Benarkah karya-karya ‘ulûm al-Qur’ân pasca as-Suyuthi (849-911 H) adalah karya yang stagnan, repetitif, dan tidak ilmiah? Lantas bagaimana dengan karya-karya ‘ulûm al-Qur’ân pesantren di Indonesia yang masih mempertahankan tradisi syarah? Dalam buku ini, Zainal Abidin mengungkapkan konstruksi tradisi di balik karya-karya Syarah Manzhûmah at-Tafsîr az-Zamzami di Indonesia, sejak tahun 1930-an hingga tahun 2022. Penelusurannya membuktikan bahwa karya syarah tidaklah stagnan. Justru karya genre ini menjadi penghubung antara turats klasik terhadap era modern melalui gaya yang beragam dan relevan.
